Senin, 01 Agustus 2011
FF|BOYFRIEND|MINWOO BIRTHDAY| HAPPY BIRTHDAY NO MIN WOO , URI MAGNAE !!
Annyeong .. ^^ ... Ff kali ini saya buat khusus untuk birthday nya uri magnae , minwoo of boyfriend . Saya buat ff ini jauh jauh hari sebelum munwoo ultah . Di ff ini saya buat aga beda dari sifat sifat member boyfriend . Dan mian kalo jalan ceritanya gampang ditebak, maklum saya masih ingusan, belum sembuh(?). Jadi semoga ff ini memuaskan readers semua *emang bkal ada yg baca?* .. Gomawo ^^
no bashing !!!
~happy reading~
***
tittle : happy birthday no minwoo, uri magnae !!
Author : okky oktavia
rating : -
genre : friendship, family
leght : sepanjang jalan riung asih xD
cast :
all member boyfriend & cho kyuhyun
***
hari ini , minwoo baru kembali ke dorm. Ia baru pulang dari rumah orang tuanya untuk melepas rindu (?). Di rumah orang tuanya, minwoo merasa kesepian, karena tidak ada teman. Karena nuna nya, eunbin, hanya sibuk sendiri dengan namjachingunya. Jadi minwoo memutuskan untuk kembali ke dorm dan berharap hyung hyung nya mau diajak mail olehnya.
@dorm boyfriend 30 juli 20.00
sesampainya di dorm, minwoo hanya melihat donghyun, jeongmin, dan hyunseong. Minwoo tidak melihat 2 orang aneh menurutnya. Ya.. Ia tidak melihat youngmin dan kwangmin. Tapi minwoo tidak peduli. Minwoo lalu ke kamarnya menyimpan tas ranselnya yang ia pakai untuk bajunya. Setelah itu minwoo mandi dan langsung ke ruang tengah berharap hyung hyung nya mau main dengannya.
"hyung, kau mau enemaniku bermain?" pinta minwoo kepada donghyun yang sedang duduk di sofa yang sedang mengotak ngatik handphone nya.
"molla.. Sepertinya tidak bisa ... Aku sedang sibuk... Kau minta saja sama yang lain ... Kalau kwangmin atau youngmin mencariku.. Bilang saja aku sedang ada janji dengan seseorang" jawab donghyun, lalu pergi keluar dorm meninggalkan minwoo.
Karena donghyun tidak mau karena ada janji dengan seseorang, 'mungkin saja yeojachingunya. Itu wajar.. Daripada donghyun hyung tidak laku dan menjadi perjaka tu' pikir minwoo sambil bergidik ngeri, minwoo menghampiri jeongmin.
"jeongmin hyung ...!" panggil minwoo
jeongmin yang sedang melakukan rutinitasnya, yaitu ngaca langsung menoleh ke arah minwoo dengan tatapan aneh.
"mwo? Tumben sekali kau memanggilku hyung?" tanya jeongmin penuh kecurigaan
"ah.. Itukan karena hyung lebih tua dariku.." minwoo nyengir gaje
"woo~ woo~ maiyoo~ aku tahu , pasti ada maunya kan? Iya kan iya kan ??"
"aniyo hyung, aku hanya ingin bermain.. Ayolah hyung.. Temani aku.. Aku kesepian" pinta minwoo dengan puppy eyesnya
"aku tidak mau.. Aku takkan luluh pada puppy eyesmu itu.. Kau main saja tuh sama si kembar.." perintah jeongmin sambil melanjutkan kembali aktivitasnya yang tertunda, ngaca
"cih dasar hyung rambut domba" cibir minwoo
"mwo ?! Apa yang kau katakan?!"
"ah.. Aniyo .. Hehe.."
jeongmin lalu bangkit(?) dari duduknya yang tangannya masih memegang cermin kesayangannya, jeongmin sepertinya akan pergi keluar.
"hyung, aku mau cari udara segar keluar.. Jangan kangen ya .." jeongmin pamit pada hyungnya, hyunseong
"uhm.. Ne.. Jangan lupa bawa jaket, nanti kau masuk angin.. Oh iya.. Tenang saja aku takkan merindukanmu sama sekali" jeongmin yang mendengar jawaban dari hyunseong langsung nyengir gaje dan keluar dari dorm. Hyunseong melanjutkan kembali membaca majalahnya.
***
minwoo yang merasa dirinya diabaikan pun pergi ke kamar jo twins. Mungkin saja bermain dengan jo twins lebih menyenangkan, arena seumur..:) pikir minwoo
minwoo membuka kamar jo twins, lalu menghampiri youngmin yang sedang mermain game dengan psp nya.
"youngminnie.." panggil minwoo
youngmin yang merasa dirinya dipanggil pun menoleh kearah minwoo
"apa yang kau katakan ? Yang boleh memanggilku 'youngminnie' hanya kwangminnie ku seorang!" kata youngmin tegas sambil kembali memainkan game di psp nya yang sedang dipegangnya
"oh.. Baiklah.. Youngmin, ayolah main denganku.." pinta minwoo sambil menarik narik lengan youngmin yang 'sibuk'
"aku tidak mau.. Kau lihatkan.. Aku sedang apa.. Nanti aku kalah.. Lagipula aku hanya punya kesempatan kali ini bermain dengan psp ini.."
"wae? Kenapa hanya kali ini?" tanya minwoo
"aku dikasih pinjam sama evil magnae super junior.. Tumben saja dia mau ngasih pinjam psp nya ini.. Inikan kesempatan langka.. Kau pergilah.. Jangan menggangguku.." usir youngmin
(masih di kamar jo twins)
"oiya.. Youngmin.. Itu balon winnie the pooh punya siapa?" tanya minwoo dengan mata berbina sambil menunjuk ke arah meja
"itu punya dongsaengku, hyunmin.. Waeyo ? Kau mau? Takkan kukasih..!"
"itukan bukan punyamu .. Tapi punya dongsaengmun.. Aku minta ya .." minwoo memelas
"aku tidak mau.. Itu memang punya dongsaengku.. Tapi balon itu sekarang ada padaku.. Jadi balon itu milikku!" youngmin kembali fokus pada psp pinjaman si evil magnae super junior
"cih.. Dasar cerewet, pelit, autis lagi!" cibir minwoo
"mwo?? Apa yang kau katakan !?"
'you lose' tiba tiba layar psp menampilkan tulisan itu
"minwoo-ya .. Ini semua gara gara kau .. Aisssh .." kata youngmin kesal
"yey.. Mana kutahu... Mehrong :p" minwoo menghampiri kwangmin yang sedang asyik menonton dvd. 'dia juga pasti tidak ingin bermain denganku.. Pasti begitu.. Dia kan sama saja seperti youngmin.. Tapi.. Mungkin saja dia mau.. Belum jelaskan kalau beum dicoba?'pikir minwoo
"kwangmin-ah .. Kau mau main denganku?" tanya minwoo
"umm.. Ayo.. Tapi aku mau main disini.. Aku mau nonton dvd pokemon ini . Kalau begitu, bagaimana kalau kau menonton pokemon bersamaku?" tawar kwangmin
'cih.. Sama saja autis seperti hyungnya..' pikir minwoo
"umm .. Kalau begitu .. Aku keluar saja ya .." kata minwoo dengan senyum yang dipaksakan
"waeyo ? Kau tidak suka pokemon ya ? Atau kau tidak suka padaku?" tanya kwangmin dengan mata yang berkaca kaca
"ah .. Aniyo .. Hanya saja aku sedang tidak ingin menonton pokemon.. Aku ingin menonton winnie the pooh .. Aku suka padamu kok.. ;)" jawab minwoo, kwangmin pun tidak jadi menangis dan menonton kembali pokemon nya itu
minwoo pun keluar dan menutup pintunya kembali
'fuuuuiiihh.. Untung saja kwangmin nggak nangis .. Kalau dia ngangis.. Bisa bisa aku diomelin sama youngmin.. Dasar brother complex.. Upin ipin aja nggak segitunya kali..' minwoo menghela nafas lalu menghembuskannya
'aku lebih baik main sama hunseong hyung.. Dia kan selalu mengabulkan apa yang aku inginkan' pikir minwoo
***
minwoo menghampiri hyunseong yang sedang duduk di sofa
"hyung mau main denganku?" tanya minwoo, hyunseong menoleh pada minwoo lalu melanjutkan kembali acara membaca majalahnya
"hyung tidak mau ya ..?" minwoo memastikan
"hyunseong lalu menutup dan menyimpan majalahnya di meja. "boleh.. Kalau begitu.. Kita main .. Masak masak?" tawar hyunseong dengan gaya mei mei upin ipin
minwoo berpikir, hyunseong mengatakan itu dengan gaya bicara yang lucu, itu untuk menghibur dirinya yang sedang dihindari hyung hyungnya. Minwoo pun menimpali kata-kata hyunseong yang dianggapnya hanya sebagai candaan
"aniyo hyung.. Main guli lah guli.." kata minwoo dengan gaya si ipin
"hahahahahahahaha.. Minwoo-ya .. Kau ini lucu sekali.. Tapi aku serius .. Ayo kita masak dan makan bersama.." kata hyunseong lembut
'dia memang hyung yang paling menyayangiku..'pikir minwoo
"ok hyung.. Hyung ke dapur, terus masak, dan aku menunggu disini.. Hehe .."
"dasar kau ini .. Tapi, baiklah .." hyunseong pun ke dapur dan memasak sesuatu
setelah menunggu beberapa lama, hyunseong muncul dengan membawakan 2 piring nasi goreng ala indonesia
"ini dongsaengku tersayang.." hyunseong menyerahkan satu piring nasi goreng nya dan yang satu lagi untuknya
minwoo dan hyunseong menghabiskan nasi goreng ala indonesia yang dibuat oleh hyunseong
setelah itu, hyunseong pergi ke dapur untuk mencuci piringnya. Minwoo hanya duduk santai di sofa. Kemudian hyunseong kembali dan duduk di sebelah minwoodan hyunseong mengulurkan tangannya kearah minwoo
"apa hyung ?"
"mana uangnya?"
"ha...!!!??"
"aku kan susah susah buat nasi goreng ini .. Lagipula resepnya aku dapatkan dengan susah payah .."
"iiissshh hyung .. Ternyata kau mata duitan .. Aku tak mau bayar !!"
"di dunia ini tidak ada yang gratis .. Ayo cepat bayar !!"
"shiro !! Aku tetap tak mau bayar !!" minwoo tetap pasa pendiriannya
"ternyata hyung sama saja seperti yang lainnya !! Sama sama tidak menyayangiku !!!" minwoo dengan penuh emosi pergi menuju kamarnya dan membanting pintu dengan keras sekali sampai membangunkan anak kambing tetangga(?). Tapi hyunseong hanya tersenyum penuh misteri.
@kamar minwoo 22.00
minwoo POV
cih ternyata semuanya memang membenciku .. Cuma mau ngajak main aja nggak ada yang mau .. Ada yang mau malah minta bayaran.. Huuuuhhhh .... Bahkan besok hari ulang tahunku pun tidak ada yang ingat .. Kalau tau begini .. Aku takkan mau bergabung dengan grup ini ...
Lebih baik aku tidur daripada memikirkan hal hal yang tak penting.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Minwoo POV end
'ojik nan neoui boyfriend .. E.. E.. E.. Neomanui boyfriend .. E.. E.. E..' bel dorm berbunyi
"ne chamkanman ..." jawab minwoo malas
minwoo membuka pitu dorm dan melihat donghyun di ambang pitu dengan wajah yang hampir hancur , yang sangat mengerikan dan hampir sudah tak bisa dikenali lagi kalau orang itu adalah donghyun
"minwoo-ya .. Mianhae .. Bukannya aku tidak ingin bermain denganmu .. Hanya saja aku keluar untuk membelikan hadiah untukmu .. Besok ulang tahunmu kan ?? Aku sama sekali tidak lupa .. Karena aku menyayangimu .. Oh iya .. Tolong beritahu yang lain .. Jeongmin juga mengalami kecelakaan sepertiku , tadinya ia ingin pergi ke rumahnya dan membuatkan kue ulang tahun buatannya khusus untukmu .. Tapi di jalan sebelum sampai ke rumahnya , ia mengalami kecelakaan karena fokus ngaca dan tidak memerhatikan jalan.. Ia tidak beruntung .. Dia langsung tiada di tempat .. Sebenarnya aku juga tidak kuat .. Tapi aku harus kuat dan mengantarkan hadiah ini dan menjelaskan semuanya kepadamu agar kau tidak salah paham .." kata donghyun sambil menyerahkan kotak kado kepada minwoo dan donghyun pun ambruk
"hyung ... Mianhae ... Aku berpikiran salah tentangmu dan yang lainnya .. Aku tidak membencimu dan yang lainnya .. Aku menyayangi kalian ... " kata minwoo sambil menangis
"aku juga menyayangimu" kata donghyun lemah sebelum donghyun menutup mata nya .
Minwoo yang melihat hyung nya ambruk langsung menangis dan langsung membuka kado dari hyungnya. Dan isinya adalah 1 botol pocari sweat, 1 dus tissue, 1 pasang sepatu khusus untuk dancce dan ada satu benda yang diberi kotak kecil khusus dengan liontin berbentuk kipas angin *emang ada? Anggap aja ada lah ... Xp* . Minwoo membuka liaontin itu dan ia melihat foto kecil. Fotonya bersama jo twins dan hyung hyung nya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Minwoo POV
"huwwwwaaaaa !!!!" aku berteriak dan langsung bangun dari tidurku 'untung saja hanya mimpi' batinku
tapi aku penasaran , sebaiknya aku melihat kamar donghyun hyung dan jeongmin hyung. Aku melirik jam dinding, ternyata sudah jam 00.05 .. Ahh ... Sebaiknya aku memastikan keadaan mereka baik baik saja .
Aku juga ingin meminta maaf pada hyunseong hyung , karena tadi aku membentaknya.
Minwoo POV end
ruang tengah gelap sekali, minwoo merasakan hawa yang sangat mencekam. Tapi ia tetap berjalan untuk melihat hyung hyung nya dan juga jo twins
baru selangkah minwoo berjalan menuju ruang tengah, tiba tiba lampu ruang tengah menyala. Minwoo sangat terkejut
"saengil chukka hamnida uri dongsaeng!!!!!!!"
teriak donghyun, jeongmin, hyunseong, bahkan jo twis pun ikut berteriak. Disana , donghyun memegang kado, jeongmin memegang kue ulang tahun, hyunseong membuatkan makanan, dan jo twins kebagian memegang balon bentuk winnie the pooh yang minwoo inginkan tadi.
"kalian ......" mata minwoo mulai berkaca kaca karena terharu
donghyun, jeongmin, dan hyunseong meletakan barang yang mereka bawa ke meja.
"hyung .. Aku minta maaf ..." kata minwoo yang hampir tak terdengar , karena suaranya kalah dengan tangisannya. Minwoo pun memeluk ke3 hyungnya
"hey kami tidak dipeluk ?" tanya kwangmin dan youngmin kompak
"untuk apa aku memeluk kalian?" minwoo cemberut
"ayolah .. Tadi kami hanya bercanda tidak mau mengajakmu bermain .." kata kwangmin tulus
minwoo tersenyum dan langsung memeluk kwangmin, youngmin yang melihat minwoo memeluk kwangmin hanya cemberut
"minwoo-ya .. Mianhae atas kejadian tadi .. Kau tak memelukku ?" tanya youngmin
"umm ... Ne ... Tentu saja ..." jawab minwoo . Minwoo menghentikan dirinya yang akan memeluk youngmin
"waeyo?" tanya youngmin penasaran dengan tingkah minwoo
"tapi ada syaratnya.." kata minwoo dengan senyum evilnya
"mwo? Apa syaratnya ?" tanya youngmin
"aku ingin memanggilmu youngminnie.."
"mwo? Andwe ! Kan sudah kubilang .. Yang boleh memanggilku seperti itu hanya kwangminnie ku seorang..! Younfmin masih bersikukuh dengan pendiriannya
"oh .. Begitu ... Kalau begitu aku takkan memelukmu selamanya !!" ancam minwoo
"baiklah .... Baiklah ... Panggil aku begitu jika kau mau ....." jawab youngmin pasrah
"gomawo youngminnie..^^.." minwoo pun memeluk youngmin
donghyun, hyunseong, jeongmin, dan kwangmin tertawa karena melihat tingkah minwoo dan youngmin
minwoo melepas pelukannya dari youngmin dan berjalan menuju hyunseong. "hyung, mianhae .. Tadi aku membentakmu ...."
"ne, gwenchana dongsaeng ..." jawab hyunseong sambil menepuk pundak minwoo
"minwoo-ya ayo tiup lilinnya dan buat permintaan !" kata jeongmin
mereka pun mengelilingi kue ulang tahun itu di meja. Jo twins mengikat balon itu di gagang pintu. Minwoo lalu duduk lalu meniup lilin dan memejamkan matanya didepan kue itu.
Minwoo POV
tuhan .. Aku berharap kami selalu bersama . Walaupun ada halangan atau rintangan biarkanlah kami tetap bersama. Tanpa ada perselisihan , kesalah pahaman. Aku menyayangi mereka seperti keluargaku. Dan mudah mudahan mereka juga mempunyai rasa yang sama sepertiku . Dan satu lagi .. Aku ingin tinggi badanku bertambah .. Tidak 185 juga tidak apa apa .. Minimal ya 180 .. Agar aku sejajar dengan si pirang cerewet autis itu .
Minwoo POV end
minwoo langsung membuka matanya
"minwoo-ya .. Apa yang kau harapkan?" tanya youngmin
"aku ingin tinggi badanku bertambah ! Walau tidak 185 , minimal ya 180 .." jawab minwoo
"dasar kau pendek.. Sekali endek .. Ya .. Pendek .." ledek youngmin
"hiks .. Hikss ... Youngminnie .. Aku tidak pendek ... Aku imut .... Author tu yang pendek ..." minwoo menangis sambil menutup wajahnya dengan tangannya
"sstt .. Miwoo-ya .. Aku hanya bercanda .. Semoga harapanmu terwujud .." kata youngmin, lalu memeluk minwoo, hingga tangisannya terhenti
"minwoo ya ayo buka hadiahmu .."kata donghyun lembut
kotak hadiahnya sangat besar , minwoo penasaran apa isinya. Minwoo pun mwmbuka kado nya . 'ternyata sama seperti di mimpiku .. Tapi bedanya mereka menyerahkan semua ini dalam keadaan baik baik saja' senyum minwoo merekah
"hya , kalian , jangan mengurusi hadiah terus.. Aku kan sudah buat makanan . Jadi ayo kita makan !!"kata hyunseong
youngmin melepas pelukanya dari minwoo
"hyung, ini gratis kan?" tanya minwoo curiga
semuanya mentertawakan minwoo
"ani .. Ini idak gratis , ayo semuanya bayar , totalnya 300rb won .."kata hyunseong sambil mengulurkan tangannya
semua member menatap hyunseong dengan tatapan membunuh
"aa.. Kalian ini ..aaku hanya bercanda ..haha .."kata hyunseong
mereka pun merayakan ulang tahun minwoo yang ke 17(tahun korea) sampai pagi menjelang. Mereka tertawa bersama. Mereka tak pernah membayangkan hal yang seperti ini . Tapi yang penting ini sangat mengasikan^^
-END-
ayo rcl !!! Kome komen !! Komen dibutuhkan !! Silent riders minggir !!!! Mian kalo jelek !! Aku masih ingusan :D ... Haha
gomawo yang baca + komen + like .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


baguuss bgt, bikin lg yang lebih konyol ya.. :)
BalasHapusaku tunggu..
ini juga konyol *sedikit xD*
Hapushttp://keiiko-territory.blogspot.com/2012/01/fanfiction-special-birthday-jeongminthe.html
Gomawo ^^ .. Tunggu aja ntar ff buat ultah nya jeongmin oppa :) ... Bakal aku spot di sini juga :)
BalasHapusbagus kok ff nya :)
BalasHapushyunseong koplak xD
Daebak daebak jalan ceritanya menarik bikin senyum" sendiri :3
BalasHapusDaebak daebak 😁, jalan ceritanya menarik bikin senyum" sendiri :D
BalasHapus