Selasa, 03 April 2012

“Book of Death” | chapter 2 | Devil with Angel Costume


Tittle : “Book of Death” | chapter 2 | Devil with Angel Costume
Author : Okky Oktavia
Rating : PG-13
Genre : AU, mistery
Length : chaptered (2 of ?)
Main cast : Jo YoungMin, Cho Sooyeon (OC)
Support cast : find it by yourself ^^
Disclaimer : They was not my mine, they are belong to themeselves. This story is mine
Warning : OOC, typo(s), Badfic

R/R


Previous chap~

‘iblis denngan kostum malaikat ? apa itu sungguhan ? ataukah itu hanya perumpamaan dari kyu oppa ? jika itu sebuah perumpamaan, apa makna dari perumpamaan itu ? apa maksudnya ? mungkinkah.. mungkinkah youngmin mempunyai pribadi yang mengejutkan, mungkin juga menyeramkan dibalik penampilannya yang selalu memukau itu ? dan juga, aku sendiri merasa aneh, kenapa kyu oppa begitu tidak menyukai sosok youngmin. Youngmin di mata kyu oppa selalu saja salah, walaupun youngmin melakukan hal yang baik di depan kyu oppa, selalu saja itu tampak salah di matanya. Apa karena kyu oppa kalah bersaing dalam kepopulerannya di sekolah ? ah.. mungkin itu jawabannya!’ pikir sooyeon panjang.

‘grepp’

Sebuah tangan mendarat di bahu sooyeon. “melamun saja” ujar seseorang yang membuat sooyeon terkejut.

Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume

Sooyeon menoleh, “aisshh.. oppa mengagetkanku saja~”. Kyuhyun duduk disamping sooyeon yang masih sendirian di kelasnya. “melamun saja, jangan salahkan aku jika suatu saat terjadi lagi hal seperti ini lalu kau mati di tempat.. aku tidak tanggung jawab”

Sooyeon mendengus kesal, “oppa sebenarnya mau apa kesini ? mau menyumpahiku agar aku cepat mati ? dasar ..” kyuhyun mengelus puncak kepala dongsaengnya, “haha .. mianhaeyo saeng ^^, oppa hanya ingin mengembalikan flashdisk ini padamu” ujar kyuhyun sambil menyimpan flashdisk dengan casing boneka android di meja sooyeon.

“padahal di rumah pun bisa, kenapa oppa mengembalikannya sekarang ?” Tanya sooyeon. “sebenarnya yang diberi tugas itu siapa sih ? kau atau oppa ? bukankah kau ada presentasi hari ini ?”

“haha.. gomawo oppa, kau lebih tahu jadwalku~”

“fufufu~ ne tentu saja…” lalu kyuhyun berdiri dan berjalan keluar kelas sooyeon. Di pintu kelas, kyuhyun berpapasan dengan youngmin. Mereka berdua saling bertatapn, tatapan mereka tajam, seolah ingin memakan siapa saja yang ada di hadapannya. Lalu kyuhyun dengan langkah agak cepat meninggalkan tempat itu, kesal mungkin. Tapi, kenapa ?

Youngmin sedikit menyeringai lalu masuk ke kelas. youngmin berjalan dengan santai ke bangku nya. Ia duduk bertumpang  kaki, memakai kacamata nya dan membaca buku yang belum sempat ia baca. Sooyeon memerhatikan youngmin yang duduk di bangku depan. ‘dilihat dari sisi manapun, tidak ada sosok iblis -,-‘ pikir sooyeon.

Siswa-siswa lain sudah mulai berdatangan. Sooyeon berhenti memerhatikan youngmin, karena ia tidak ingin ketahuan kalau sebenarnya ia sangat menyukai bahkan sangat mencintai youngmin. Hanya sooyeon dan diary nya saja yang tahu, book of death.

Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume

Sooyeon Pov

Aku berjalan menelusuri koridor sekolah yang sudah sepi. Menyeramkan juga kalau sekolah dalam keadaan sepi seperti ini. dalam keadaan sesepi ini membuat perkataan kyu oppa kembali terbayang di otakku. Aku masih belum menemukan jawaban dari pernyataan kyu oppa. Sebenarnya apa maksudnya ? haruskah aku bertanya kepada kyu oppa ? tapi aku tahu oppa ku itu banyak mau nya. Sekali aku meminta sesuatu yang mudah untuk dilakukannya, dia pasti meminta imbalan yang sulit kulakukan, misalnya saja membayar service psp nya yang rusak, sementara aku hanya memintanya untuk menjelaskan padaku materi matematka yang aku tidak mengerti.

Baiklah, aku akan menanyakannya kepada kyu oppa apa maksud dari pernyataannya yang mengatakan bahwa youngmin itu adalah iblis berkostum malaikat. Mungkin ini adalah langkah yang salah karena aku memutuskan untuk bertanya kepada oppa ku yang terkenal evilnya. Tapi apa boleh buat, aku terlalu penasaran, bahkan ini lebih membuatku penasaran daripada rumus-rumus yang ada pada modul matematika ku yang tebal.

Kupercepat langkahku karena aku merasa takut harus berlama-lama di sekolah.

Sooyeon Pov end

Sooyeon membuka pintu rumahnya dan mendapati kyuhyun sedang bermain dengan psp nya di kursi ruang tamu. “na wasseo” kata sooyeon sambil berjalan dan juga menjinjing sepatunya. Sooyeon langsung mandi karena ini memang sudah sore dan juga karena ia merasa badannya sudah lengket dengan keringat.

Setelah selesai, sooyeon menghampiri oppa nya yang masih bermain dengan benda keramatnya, psp. “oppa” panggil sooyeon. “hmm….”

“oppa kau ingin bertanya padamu..”

“mau member imbalan apa jika aku bisa menjawab pertanyaanmu?” kata hyuhyun dengan tangan yang masih menari-nari dip sp nya. ‘benar kana pa yang aku katakana tadi ?’ batin sooyeon. Sooyeon menghembuskan nafasnya. “terserah, appa yang oppa minta akan aku berikan, jika itu masih dalam batas wajar..” kyuhyun menekan tombol pause dip sp nya dan senyum manis merekah di wajahnya yang tampan. “mau bertanya apa dongsaengku yang cantik ? sepertinya kau sangat terbebani, kulihat wajahmu begitu penuh dengan tanda tannya karena rasa penasaran yang sudah mencapai stadium akhir…”

“simple, aku hanya ingin tahu kenapa oppa mengatakan kalau youngmin itu iblis berkostum malaikat”

“perlukah aku jawab ? kau benar-benar ingin mengetahuinya ? nada bicaramu tidak menunjukkan kau benar-benar ingin tahu..”

“oppa jebal, aku benar-benar ingin tahu..”

“baiklah.. sebenarnya itu hanya sebuah perumpamaan saja, itu tidak nyata, kau tahu makna konotasi kan ?” sooyeon mengangguk dan kembali mendengarkan kyuhyun berbicara. “lalu ?” sooyeon penasaran dengan apa yang akan kyuhyun bicarakan selanjutnya. “dan aku mengatakan itu padamu karean aku benar-benar menyayangimu yeodongsaeng”. Sooyeon mengernyit tidak mengerti. “maksud oppa ?”

“dasar babo! Kukira kau benar-benar pintar dan menggunakan otakmu, aku mengatakan itu padamu hanya untuk menakut-nakutimu, agar kau bisa lupa dengan perasaan cintamu pada youngmin! Aku hanya tidak ingin kau kembali disakiti oleh seorang namja seperti 4 tahun lalu, kau masih ingat kan ? itu lah tujuanku mengatakan kalau youngmin itu iblis berkostum malaikat! Apalagi youngmin itu adalah namja popular, dan peluang namja itu mempermainkanmu jauh lebih besar. Kau mengerti maksud oppa kan ?”

Sooyeon mengangguk dan berjalan ke kamarnya. Di kamarnya sooyeon duduk di kasurnya sambil memeluk lutut. Ia masih memikirkan apa yang dikatakan oppa nya tadi. Memang tujuan kyuhyun berkata seperti itu sangat baik, tapi apakah itu tidak keterlaluan ? apa karena sooyeon pernah disakiti oleh seorang namja 4 tahun lalu sooyeon jadi sedikit tidak diperbolehkan untuk kembali menjalani hubungan yang biasa orang menyebutnya dengan istilah ‘pacaran’?.

Gara-gara oppa nya berkata tentang masa-masa yang menyakitkan itu, sooyeon kembali terbayang masa itu.

Flashback

Sooyeon mempunyai seorang namjachingu saat itu. Sooyeon menyangka hubungannya akan selalu lancar. Sooyeon memberikan kepercayaan penuh kepada namjachingunya itu. Hingga suatu hari, saat di sekolah sooyeon kembali ke kelasnya untuk mengambil air mineral karena sooyeon merasa haus setelah mengikuti ekskul volley. Sooyeon dengan santainya berjalan menuju kelas. saat sooyeon membuka pintu kelasnya, sooyeon melihat pemandangan yang seharusnya tidak dilihatnya.

Sooyeon melihat namjachingunya sedang bercumbu dengan seorang yeoja, yeoja yang sangat dekat dengan sooyeon. Seorang yeoja yang notabene adalah sahabat sooyeon sejak ia masuk smp. Sooyeon terus menatap mereka dengan mata yang sudah merair. “saeng, katanya mau mengambil minum, mana oppa—“ kyuhyun yang memang adalah ketua club volley menghampiri dongsaengnya yang tadinya ingin mengambil minum, namun sekarang kyuhyun melihat sooyeon sedang mematung di depan pintu kelas yang terbuka dan juga wajah yang sudah basah dengan air mata.

Karena penasaran, kyuhyun mengintip apa yang sedang sooyeon lihat sampai sooyeon menangis seperti itu. Setelah melihat itu, wajah kyuhyun memerah saking marahnya. Sooyeon langsung berlari meniggalkan kyuhyun yang melihat namjacingunya yang sedang melakukan hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Kyuhyun masuk ke kelas dengan membanting pintu yang tidak bersalah dengan kerasnya. Kyuhyun menghampiri namja yang berstatus namjachingu sooyeon. “beraninya kau menyakiti dongsaengku !” bentak kyuhyun lalu member namja itu ‘pelajaran’ yang setimpal dengan apa yang dirasakan dongsaengnya saat ini.

Flashback end

Sejak saat itulah kyuhyun selalu melarang jika sooyeonmempunyai ‘rasa’ kepada seorang namja. Kyuhyun memang tidak terlihat selalu memerhatikan dongsaengnya, tapi ia memerhatikan dongsaengnya dengan cara nya sendiri, ya.. seperti menakut-nakuti sooyeon dengan pernyataan yang sebenarnya tidak masuk akal itu.

Sooyeon kini merebahkan tubuh lelahnya di kasurnya, tidak biasanya mala mini sooyeon tidak belajar sebelum tidur. Ia juga melewatkan saat-saat favoritnya, makan malam.

Di ruang makan, keluarga cho sedang menikmati makan malam mereka tanpa sooyeon tentunya. Sooyeon sedang memikirkan perasaannya yang masih ada untuk youngmin. Karena khawatir, kyuhyun cepat-cepat menghabiskan makanannya dan mengambil jatah makan sooyeon, kemudian berjalan menuju kamar sooyeon.

Tokk
Tokk
Tokk

Tidak terdengar jawaban dari dalam kamar sooyeon. Kyuhyun memegang gagang pintu dan terbuka. “saeng, gwenchana ?” Tanya kyuhyun khawatir setelah melihat dongsaengnya sedang tertidur dengan style(?) tengkurap. Dengan perlahan sooyeon bangun dari tidurnya. Dapat kyuhyun lihat, mata sooyeon sembab, menangis mungkin.

“ya~ kau menangis ?”

Sooyeon mengangguk. “menangis karena apa ?”

“mollayo.. oppa, itu makanan untukku ? cepat berikan aku lapar..” kyuhyun memberikan makanan kepada sooyeon. “sekarang aku boleh tahu kenapa kau menangis ?” sooyeon mengyunyah makanannya dan menatap kyuhyun, “tunggu sampai makananku habis”. Sooyeonmelanjutkan kembali acara makannya.

Makananan di piring sudah kosong dan itu saatnya kyuhyun mengetahui kenapa dongsaengnya menangis. “oppa ingin tahu ?” kyuhyn mengangguk. “ah baiklah, aku menangis karena kau memikirkan sesuatu. Memikirkan perasaanku pada youngmin. Aku tidak memikirkan apa dia punya rasa yang sama denganku atau tidak, yang kupikirkan adalah kau oppa, pasti kau melarangku untuk menjalani hubungan dengannya kan ?”

“oppa hanya—“

“mwo ? kejadian 4 tahun lalu ? sudahlah oppa, aku sudah melupakan minwoo.. dan itu hanya masa lalu.. aku sudah melupakan kejadian itu dan ingin membuka lembar baru dengan namja yang kucintai..”

“baiklah kalau begitu, oppa tidak akan melarangmu, tapi oppa akan selalu mengawasimu dan youngmin..” sooyeon tersenyum. “gomawo oppa^^” sooyeon memeluk kyuhyun. “sana pergi ke kamar mandi dan gosoklah gigimu, gigimu kuning begitu, mana mau youngmin  menjadi namjachingumu~!”

“besok saja, sana oppa pergi jangan ganggu aku yang sedang bahagia ini” sooyeon mendorong tubuh kyuhyun hingga berada di luar kamarnya. Sooyeon dengan cepat menutup dan mengunci pintu kamarnya.

Kyuhyun pov

Syukurlah dia sudah bisa melupakan masa yang buruk itu. Kurasa sooyeon akan menemukan kebahagiaannya esok hari.

Kyuhhyun Pov end

Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume

Sooyeon berjalan ke sekolah  bersama oppa nya. Ia terlihat sangat senang pagi ini, terbukti ia selalu menyapa temannya di sepanjang koridor sekolah. Sooyeon masuk ke kelasnya dan menemukan youngmi di bangku belakan sedang sibuk membaca. Sooyeon menyapa youngmin dengan senyum manisny, “annyeong youngmin-ah ^^”

“annyeong ^^” youngmin membalas sapaan dan juga senyuman sooyeon.

‘degg’

Sooyeon memegang dadanya setelah melihat senyuman youngmin yang hanya ditujukan padanya pagi itu. Sooyeon duduk di bangkunya dan senyum-senyum sendiri. Ia melakukan itu hingga seonsaengnim datang dan menjelaskan pelajarannya.

Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume

Saat istirahat, sooyeon tetap di kelasnya karena ia masih senang dengan kejadian tadi pagi(read : melihat senyuman yougmin). Sepele mungkin, tapi itulah yang dirasakan sooyeon yang sedang jatuh cinta pada namja yang bernama youngmin. Sooyeon mengeluarkan sebuah kotak dari tas punggungnya. Sebuah kotak sebesar buku pelajaran dan berwarna cokelat, di penutup kotak itu tertulis jelas, ‘benda keramat milik sooyeon’. Jika benda keramat milik kyuhyun adalah psp kesayangannya, namun lain dengan milik sooyeon.

Yap, benda keramat milik sooyeon itu adalah ‘book of death’ , buku diary kesayangannya. Entah kenapa sooyeon sangat ingin membawanya ke sekolah hari ini. sooyeon mengeluarkan satu buku yang tersimpan di dalam kotak berwarna cokelat itu. Dan mulai menuliskan, tepatnya mencurahkan seluruh perasaannya di hari ini pada buku yang tidak bersalah itu.

Aku sangat senang hari ini. kyuhyun oppa sudah memberiku ijin untuk tetap memelihara perasaan cintaku pada namja yang aku cintai saat ini. aku sangat senang. Bukan itu saja, hatiku sampai berbunga-bunga dibuatnya. Kau pasti bertanya kenapa hatiku sampai berbunga-bunga, iya kan ? coba tebak, apakah kau tahu ? pasti kau belum tahu karena kau belum mencurahkan itu padamu. Sekarang aku beritahu, jangan bilang siapa-siapa ya ^^

Aku sangat bahagia, karena ini adalah pertama kalinya youngmin memberikan senyuman manisnya untukku. Hanya untukku. Haha.. mungkin aku terlihat sangat egois, tapi senyuman itu memang didedikasikan untukku pagi tadi, karena memang di kelas hanya ada kau dan youngmin.

“sooyeon-ah!” panggil seorang namja dari luar kelas, yang ternyata itu adalah kyuhyun. Sooyeon berjalan menuju oppa nya dan sooyeon lupa tidak menutup dan menyimpan benda keramatnya ke dalam tas nya.

Youngmin pov

Kuperhatikan daritadi, sooyeon selalu tersenyum. Apakah ia sedang senang hari ini. aku melihatnya mengeluarkan sebuah kotak berwarna cokelat yang kemarin lusa hamper saja aku membukanya. Sepertinya sooyeon tidak menyadari keberadaanku di kelas. yah.. aku memang duduk di bangku paling pojok. Jadi kecil kemungkinan ia menyadari keberadaanku.

Kulihat senyuman terus menempel di wajah cantiknya. Aku suka melihat senyuman itu, apalagi senyumannya tadi pagi, membuatku ingin terus tersenyum jika mengingat senyuman itu. Aku kembali memerhatikannya. Ia mengeluarkan sebuah buku dari kotak cokelat itu. Lalu kulihat dia menulis di buku itu. Aku penasaran, itu buku apa ?

“sooyeon-ah!” kudengar suara kyuhyun sunbae mamaggil sooyeon yang statusnya adalah dongsaeng dari kyuhyun sunbae. Sunbae yang paling aku benci. Kenapa aku benci padanya ? kalian pasti bentanya-tanya kan ?

Flashback

Aku sedang berada di ruang ganti pria. Aku berada di sana karena kau ingin mengganti bajuku setelah aku mengikuti klub volley yang diketuai kyuhyun sunbae. Di sana aku bersama dengan jeongmin. Aku membuka lokerku dan mengambil baju gantiku. Aku belum menutup lokerku. Jeongmin berdiri dan mendekat ke loker ku ia mengintip, ingi tahu apa saja yang ada di dalam lokerku. Ia terkejut, begitupun aku.

Ia mungkin terkejut karena melihat kertas-kertas yang kutempel dan tertulis kata keramat di sana. Aku terkejut, karena kau ketahuan. “jadi kau… kau mencintai sooyeon, youngmin ?” dengan pasrah aku mnegangguk, karena tidak ada celah untuk menyangkal, karena bukti fisik sudah ada, jadi kuputuskan untuk mengaku saja.

Sejak kejadian itu, jeongmin yang memang aku tahu orangnya sangat cerewet dan juga selalu bicara apa saja. Dan sialnya, ketika dia dan kyuhyun sunbae mengobrol ia menceritakan begitu saja tentangku yang mencintai sooyeon. Saat itu, kyuhyun sunbae langsung menatapku dengan tatapan membunuh. Aku berpikir, apakah salah aku mencintai dongsaengnya ?

Sore harinya, kyuhyun sunbae menghampiriku yang masih berada di kelas. dia mengatakan kepadaku agar aku tidak mendekati dongsaengnya. “kenapa aku tidak boleh mendekati dongsaengmu sunbae ?”

“karena dia itu milikku, aku masih belum percaya kepada siapapun untuk menjaga dongsaengku!” alasan yang sedikit masuk akal, dan kebanyakan tidak masuk akal menurutku. “kalau kau benar-benar mencintainya, ikuti apa yang aku katakana padamu, jauhi dia !” lanjut kyuhyun sunbae sebelum meninggalkan kelasku.

Aku yang seperti ini tidak bisa menjauhi sooyeon. Jadi yang aku lakukan hanyalah bersikap sedikit jutek padanya.

Flashback end

Saking aku benci pada kyuhyun sunbae, kemarin aku berani menatapnya sinis sebelum masuk ke kelas. tapi sekarang aku ingin  berubah, kuhilangkan rasa benci itu, kubuang jauh-jauh. Karena sebelum mendapatkan dongsaengnya, aku harus menjinakkan evil sunbae yang satu itu.

Dan baru tadi pagi aku berani memberikan senyuman kepada sooyeon, karena ia duluan yang senyum padaku. Aku tersenyum semanis mungkin.

Aku masih penasaran dengan buku yang dipakai sooyeon untuk menulis. Kulihat sooyeon keluar karena dipanggil kyuhyun sunbae. Ia lupa tidak menutup buku itu. Aku berjalan ke bangku sooyeon dan melihat sebenarnya apa buku itu. Kulihat satu halaman yang diberi tanggal 29 maret 2012.

Youngmin pov end

Youngmin membaca buku sooyeon, buku diary sooyeon tepatnya. Youngmin membaca tulisan sooyeon tadi yang membicarakan senyuman youngmin. Youngmi tersenyum sendiri membacanya. Lalu youngmi membaca buku itu dari awal.

mimpi apa aku semalam ? apa ini benar-benar kenyataan ? ataukah ini hanya sebuah ilusi ? atau hanya bayang-bayang yang membuatku merasa senang ? rasanya aku ingin melompat sekarang juga karena senangnya diriku ! bagaimana tidak senang, youngmin sendiri yang meminta untuk jadi teman sekelompokku! Tapi, apa aku harus sesenang ini ? mungkin saja youngmin ingin sekelompok denganku karena ingin meraih nilai terbaik ? entahlah, aku hanya berpikir positif!
Yang penting, saat ini aku merasa bahagia. Bahagia karena ‘iblis berkostum malaikat’ yang memintaku menjadi teman kelompoknya. Aku akan membuktikan pada kyu oppa, kalau youngmin itu adalah makhluk yang misterius, bukan iblis berkostum malaikat!

Youngmin ternenyum senang, karena ternyata sudah ada bukti kalau sooyeon juga memiliki yang sama dengannya.

Sooyeon masuk ke kelasnya dan mendapati youngmin sedang membaca ‘book of death’ miliknya. Sooyeon dengan langkah seribu menghampiri youngmin. Mereka bertemu pandang. Wajah sooyeon berwarna merah padam, masih belum diketahui penyebabnya. Entah karena malu atau marah. Author juga bingung *plakk*

“kau….!!!”

TBC

0 komentar:

Posting Komentar

coment please ^^

 
keiiko territory (Keii's Fanfiction) Blogger Template by Ipietoon Blogger Template