Tittle : “Book of Death” | chapter
2 | Devil with Angel Costume
Author : Okky Oktavia
Rating : PG-13
Genre : AU, mistery
Length : chaptered (2 of ?)
Main cast : Jo YoungMin, Cho Sooyeon
(OC)
Support cast : find it by
yourself ^^
Disclaimer : They was not my mine, they are belong to
themeselves. This story is mine
Warning : OOC, typo(s),
Badfic
R/R
Previous chap~
‘iblis denngan kostum malaikat ?
apa itu sungguhan ? ataukah itu hanya perumpamaan dari kyu oppa ? jika itu
sebuah perumpamaan, apa makna dari perumpamaan itu ? apa maksudnya ?
mungkinkah.. mungkinkah youngmin mempunyai pribadi yang mengejutkan, mungkin
juga menyeramkan dibalik penampilannya yang selalu memukau itu ? dan juga, aku
sendiri merasa aneh, kenapa kyu oppa begitu tidak menyukai sosok youngmin.
Youngmin di mata kyu oppa selalu saja salah, walaupun youngmin melakukan hal
yang baik di depan kyu oppa, selalu saja itu tampak salah di matanya. Apa
karena kyu oppa kalah bersaing dalam kepopulerannya di sekolah ? ah.. mungkin
itu jawabannya!’ pikir sooyeon panjang.
‘grepp’
Sebuah tangan mendarat di bahu
sooyeon. “melamun saja” ujar seseorang yang membuat sooyeon terkejut.
Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume
Sooyeon menoleh, “aisshh.. oppa
mengagetkanku saja~”. Kyuhyun duduk disamping sooyeon yang masih sendirian di
kelasnya. “melamun saja, jangan salahkan aku jika suatu saat terjadi lagi hal
seperti ini lalu kau mati di tempat.. aku tidak tanggung jawab”
Sooyeon mendengus kesal, “oppa
sebenarnya mau apa kesini ? mau menyumpahiku agar aku cepat mati ? dasar ..”
kyuhyun mengelus puncak kepala dongsaengnya, “haha .. mianhaeyo saeng ^^, oppa
hanya ingin mengembalikan flashdisk ini padamu” ujar kyuhyun sambil menyimpan
flashdisk dengan casing boneka android di meja sooyeon.
“padahal di rumah pun bisa,
kenapa oppa mengembalikannya sekarang ?” Tanya sooyeon. “sebenarnya yang diberi
tugas itu siapa sih ? kau atau oppa ? bukankah kau ada presentasi hari ini ?”
“haha.. gomawo oppa, kau lebih
tahu jadwalku~”
“fufufu~ ne tentu saja…” lalu
kyuhyun berdiri dan berjalan keluar kelas sooyeon. Di pintu kelas, kyuhyun
berpapasan dengan youngmin. Mereka berdua saling bertatapn, tatapan mereka
tajam, seolah ingin memakan siapa saja yang ada di hadapannya. Lalu kyuhyun
dengan langkah agak cepat meninggalkan tempat itu, kesal mungkin. Tapi, kenapa
?
Youngmin sedikit menyeringai lalu
masuk ke kelas. youngmin berjalan dengan santai ke bangku nya. Ia duduk
bertumpang kaki, memakai kacamata nya
dan membaca buku yang belum sempat ia baca. Sooyeon memerhatikan youngmin yang
duduk di bangku depan. ‘dilihat dari sisi manapun, tidak ada sosok iblis -,-‘
pikir sooyeon.
Siswa-siswa lain sudah mulai
berdatangan. Sooyeon berhenti memerhatikan youngmin, karena ia tidak ingin
ketahuan kalau sebenarnya ia sangat menyukai bahkan sangat mencintai youngmin.
Hanya sooyeon dan diary nya saja yang tahu, book of death.
Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume
Sooyeon Pov
Aku berjalan menelusuri koridor
sekolah yang sudah sepi. Menyeramkan juga kalau sekolah dalam keadaan sepi
seperti ini. dalam keadaan sesepi ini membuat perkataan kyu oppa kembali
terbayang di otakku. Aku masih belum menemukan jawaban dari pernyataan kyu
oppa. Sebenarnya apa maksudnya ? haruskah aku bertanya kepada kyu oppa ? tapi
aku tahu oppa ku itu banyak mau nya. Sekali aku meminta sesuatu yang mudah
untuk dilakukannya, dia pasti meminta imbalan yang sulit kulakukan, misalnya
saja membayar service psp nya yang rusak, sementara aku hanya memintanya untuk
menjelaskan padaku materi matematka yang aku tidak mengerti.
Baiklah, aku akan menanyakannya
kepada kyu oppa apa maksud dari pernyataannya yang mengatakan bahwa youngmin
itu adalah iblis berkostum malaikat. Mungkin ini adalah langkah yang salah
karena aku memutuskan untuk bertanya kepada oppa ku yang terkenal evilnya. Tapi
apa boleh buat, aku terlalu penasaran, bahkan ini lebih membuatku penasaran
daripada rumus-rumus yang ada pada modul matematika ku yang tebal.
Kupercepat langkahku karena aku
merasa takut harus berlama-lama di sekolah.
Sooyeon Pov end
Sooyeon membuka pintu rumahnya
dan mendapati kyuhyun sedang bermain dengan psp nya di kursi ruang tamu. “na
wasseo” kata sooyeon sambil berjalan dan juga menjinjing sepatunya. Sooyeon
langsung mandi karena ini memang sudah sore dan juga karena ia merasa badannya
sudah lengket dengan keringat.
Setelah selesai, sooyeon
menghampiri oppa nya yang masih bermain dengan benda keramatnya, psp. “oppa”
panggil sooyeon. “hmm….”
“oppa kau ingin bertanya
padamu..”
“mau member imbalan apa jika aku
bisa menjawab pertanyaanmu?” kata hyuhyun dengan tangan yang masih menari-nari
dip sp nya. ‘benar kana pa yang aku katakana tadi ?’ batin sooyeon. Sooyeon
menghembuskan nafasnya. “terserah, appa yang oppa minta akan aku berikan, jika
itu masih dalam batas wajar..” kyuhyun menekan tombol pause dip sp nya dan
senyum manis merekah di wajahnya yang tampan. “mau bertanya apa dongsaengku
yang cantik ? sepertinya kau sangat terbebani, kulihat wajahmu begitu penuh
dengan tanda tannya karena rasa penasaran yang sudah mencapai stadium akhir…”
“simple, aku hanya ingin tahu
kenapa oppa mengatakan kalau youngmin itu iblis berkostum malaikat”
“perlukah aku jawab ? kau
benar-benar ingin mengetahuinya ? nada bicaramu tidak menunjukkan kau
benar-benar ingin tahu..”
“oppa jebal, aku benar-benar
ingin tahu..”
“baiklah.. sebenarnya itu hanya
sebuah perumpamaan saja, itu tidak nyata, kau tahu makna konotasi kan ?”
sooyeon mengangguk dan kembali mendengarkan kyuhyun berbicara. “lalu ?” sooyeon
penasaran dengan apa yang akan kyuhyun bicarakan selanjutnya. “dan aku
mengatakan itu padamu karean aku benar-benar menyayangimu yeodongsaeng”.
Sooyeon mengernyit tidak mengerti. “maksud oppa ?”
“dasar babo! Kukira kau
benar-benar pintar dan menggunakan otakmu, aku mengatakan itu padamu hanya
untuk menakut-nakutimu, agar kau bisa lupa dengan perasaan cintamu pada
youngmin! Aku hanya tidak ingin kau kembali disakiti oleh seorang namja seperti
4 tahun lalu, kau masih ingat kan ? itu lah tujuanku mengatakan kalau youngmin
itu iblis berkostum malaikat! Apalagi youngmin itu adalah namja popular, dan
peluang namja itu mempermainkanmu jauh lebih besar. Kau mengerti maksud oppa
kan ?”
Sooyeon mengangguk dan berjalan
ke kamarnya. Di kamarnya sooyeon duduk di kasurnya sambil memeluk lutut. Ia
masih memikirkan apa yang dikatakan oppa nya tadi. Memang tujuan kyuhyun
berkata seperti itu sangat baik, tapi apakah itu tidak keterlaluan ? apa karena
sooyeon pernah disakiti oleh seorang namja 4 tahun lalu sooyeon jadi sedikit
tidak diperbolehkan untuk kembali menjalani hubungan yang biasa orang
menyebutnya dengan istilah ‘pacaran’?.
Gara-gara oppa nya berkata
tentang masa-masa yang menyakitkan itu, sooyeon kembali terbayang masa itu.
Flashback
Sooyeon mempunyai seorang
namjachingu saat itu. Sooyeon menyangka hubungannya akan selalu lancar. Sooyeon
memberikan kepercayaan penuh kepada namjachingunya itu. Hingga suatu hari, saat
di sekolah sooyeon kembali ke kelasnya untuk mengambil air mineral karena
sooyeon merasa haus setelah mengikuti ekskul volley. Sooyeon dengan santainya
berjalan menuju kelas. saat sooyeon membuka pintu kelasnya, sooyeon melihat
pemandangan yang seharusnya tidak dilihatnya.
Sooyeon melihat namjachingunya
sedang bercumbu dengan seorang yeoja, yeoja yang sangat dekat dengan sooyeon.
Seorang yeoja yang notabene adalah sahabat sooyeon sejak ia masuk smp. Sooyeon
terus menatap mereka dengan mata yang sudah merair. “saeng, katanya mau
mengambil minum, mana oppa—“ kyuhyun yang memang adalah ketua club volley
menghampiri dongsaengnya yang tadinya ingin mengambil minum, namun sekarang
kyuhyun melihat sooyeon sedang mematung di depan pintu kelas yang terbuka dan
juga wajah yang sudah basah dengan air mata.
Karena penasaran, kyuhyun
mengintip apa yang sedang sooyeon lihat sampai sooyeon menangis seperti itu.
Setelah melihat itu, wajah kyuhyun memerah saking marahnya. Sooyeon langsung
berlari meniggalkan kyuhyun yang melihat namjacingunya yang sedang melakukan
hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan.
Kyuhyun masuk ke kelas dengan
membanting pintu yang tidak bersalah dengan kerasnya. Kyuhyun menghampiri namja
yang berstatus namjachingu sooyeon. “beraninya kau menyakiti dongsaengku !”
bentak kyuhyun lalu member namja itu ‘pelajaran’ yang setimpal dengan apa yang
dirasakan dongsaengnya saat ini.
Flashback end
Sejak saat itulah kyuhyun selalu
melarang jika sooyeonmempunyai ‘rasa’ kepada seorang namja. Kyuhyun memang
tidak terlihat selalu memerhatikan dongsaengnya, tapi ia memerhatikan
dongsaengnya dengan cara nya sendiri, ya.. seperti menakut-nakuti sooyeon
dengan pernyataan yang sebenarnya tidak masuk akal itu.
Sooyeon kini merebahkan tubuh
lelahnya di kasurnya, tidak biasanya mala mini sooyeon tidak belajar sebelum
tidur. Ia juga melewatkan saat-saat favoritnya, makan malam.
Di ruang makan, keluarga cho
sedang menikmati makan malam mereka tanpa sooyeon tentunya. Sooyeon sedang
memikirkan perasaannya yang masih ada untuk youngmin. Karena khawatir, kyuhyun
cepat-cepat menghabiskan makanannya dan mengambil jatah makan sooyeon, kemudian
berjalan menuju kamar sooyeon.
Tokk
Tokk
Tokk
Tidak terdengar jawaban dari
dalam kamar sooyeon. Kyuhyun memegang gagang pintu dan terbuka. “saeng,
gwenchana ?” Tanya kyuhyun khawatir setelah melihat dongsaengnya sedang
tertidur dengan style(?) tengkurap. Dengan perlahan sooyeon bangun dari
tidurnya. Dapat kyuhyun lihat, mata sooyeon sembab, menangis mungkin.
“ya~ kau menangis ?”
Sooyeon mengangguk. “menangis
karena apa ?”
“mollayo.. oppa, itu makanan
untukku ? cepat berikan aku lapar..” kyuhyun memberikan makanan kepada sooyeon.
“sekarang aku boleh tahu kenapa kau menangis ?” sooyeon mengyunyah makanannya
dan menatap kyuhyun, “tunggu sampai makananku habis”. Sooyeonmelanjutkan
kembali acara makannya.
Makananan di piring sudah kosong
dan itu saatnya kyuhyun mengetahui kenapa dongsaengnya menangis. “oppa ingin
tahu ?” kyuhyn mengangguk. “ah baiklah, aku menangis karena kau memikirkan
sesuatu. Memikirkan perasaanku pada youngmin. Aku tidak memikirkan apa dia
punya rasa yang sama denganku atau tidak, yang kupikirkan adalah kau oppa,
pasti kau melarangku untuk menjalani hubungan dengannya kan ?”
“oppa hanya—“
“mwo ? kejadian 4 tahun lalu ?
sudahlah oppa, aku sudah melupakan minwoo.. dan itu hanya masa lalu.. aku sudah
melupakan kejadian itu dan ingin membuka lembar baru dengan namja yang
kucintai..”
“baiklah kalau begitu, oppa tidak
akan melarangmu, tapi oppa akan selalu mengawasimu dan youngmin..” sooyeon
tersenyum. “gomawo oppa^^” sooyeon memeluk kyuhyun. “sana pergi ke kamar mandi
dan gosoklah gigimu, gigimu kuning begitu, mana mau youngmin menjadi namjachingumu~!”
“besok saja, sana oppa pergi
jangan ganggu aku yang sedang bahagia ini” sooyeon mendorong tubuh kyuhyun
hingga berada di luar kamarnya. Sooyeon dengan cepat menutup dan mengunci pintu
kamarnya.
Kyuhyun pov
Syukurlah dia sudah bisa
melupakan masa yang buruk itu. Kurasa sooyeon akan menemukan kebahagiaannya
esok hari.
Kyuhhyun Pov end
Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume
Sooyeon berjalan ke sekolah bersama oppa nya. Ia terlihat sangat senang
pagi ini, terbukti ia selalu menyapa temannya di sepanjang koridor sekolah.
Sooyeon masuk ke kelasnya dan menemukan youngmi di bangku belakan sedang sibuk
membaca. Sooyeon menyapa youngmin dengan senyum manisny, “annyeong youngmin-ah
^^”
“annyeong ^^” youngmin membalas
sapaan dan juga senyuman sooyeon.
‘degg’
Sooyeon memegang dadanya setelah
melihat senyuman youngmin yang hanya ditujukan padanya pagi itu. Sooyeon duduk
di bangkunya dan senyum-senyum sendiri. Ia melakukan itu hingga seonsaengnim
datang dan menjelaskan pelajarannya.
Book of Death
In 2nd Episode
Devil with Angel Costume
Saat istirahat, sooyeon tetap di
kelasnya karena ia masih senang dengan kejadian tadi pagi(read : melihat
senyuman yougmin). Sepele mungkin, tapi itulah yang dirasakan sooyeon yang
sedang jatuh cinta pada namja yang bernama youngmin. Sooyeon mengeluarkan
sebuah kotak dari tas punggungnya. Sebuah kotak sebesar buku pelajaran dan
berwarna cokelat, di penutup kotak itu tertulis jelas, ‘benda keramat milik
sooyeon’. Jika benda keramat milik kyuhyun adalah psp kesayangannya, namun
lain dengan milik sooyeon.
Yap, benda keramat milik sooyeon
itu adalah ‘book of death’ , buku diary kesayangannya. Entah kenapa
sooyeon sangat ingin membawanya ke sekolah hari ini. sooyeon mengeluarkan satu
buku yang tersimpan di dalam kotak berwarna cokelat itu. Dan mulai menuliskan,
tepatnya mencurahkan seluruh perasaannya di hari ini pada buku yang tidak
bersalah itu.
Aku sangat
senang hari ini. kyuhyun oppa sudah memberiku ijin untuk tetap memelihara
perasaan cintaku pada namja yang aku cintai saat ini. aku sangat senang. Bukan
itu saja, hatiku sampai berbunga-bunga dibuatnya. Kau pasti bertanya kenapa
hatiku sampai berbunga-bunga, iya kan ? coba tebak, apakah kau tahu ? pasti kau
belum tahu karena kau belum mencurahkan itu padamu. Sekarang aku beritahu,
jangan bilang siapa-siapa ya ^^
Aku sangat
bahagia, karena ini adalah pertama kalinya youngmin memberikan senyuman
manisnya untukku. Hanya untukku. Haha.. mungkin aku terlihat sangat egois, tapi
senyuman itu memang didedikasikan untukku pagi tadi, karena memang di kelas
hanya ada kau dan youngmin.
“sooyeon-ah!” panggil seorang
namja dari luar kelas, yang ternyata itu adalah kyuhyun. Sooyeon berjalan
menuju oppa nya dan sooyeon lupa tidak menutup dan menyimpan benda keramatnya
ke dalam tas nya.
Youngmin pov
Kuperhatikan daritadi, sooyeon
selalu tersenyum. Apakah ia sedang senang hari ini. aku melihatnya mengeluarkan
sebuah kotak berwarna cokelat yang kemarin lusa hamper saja aku membukanya.
Sepertinya sooyeon tidak menyadari keberadaanku di kelas. yah.. aku memang
duduk di bangku paling pojok. Jadi kecil kemungkinan ia menyadari keberadaanku.
Kulihat senyuman terus menempel
di wajah cantiknya. Aku suka melihat senyuman itu, apalagi senyumannya tadi
pagi, membuatku ingin terus tersenyum jika mengingat senyuman itu. Aku kembali
memerhatikannya. Ia mengeluarkan sebuah buku dari kotak cokelat itu. Lalu
kulihat dia menulis di buku itu. Aku penasaran, itu buku apa ?
“sooyeon-ah!” kudengar suara
kyuhyun sunbae mamaggil sooyeon yang statusnya adalah dongsaeng dari kyuhyun
sunbae. Sunbae yang paling aku benci. Kenapa aku benci padanya ? kalian pasti
bentanya-tanya kan ?
Flashback
Aku sedang berada di ruang ganti
pria. Aku berada di sana karena kau ingin mengganti bajuku setelah aku
mengikuti klub volley yang diketuai kyuhyun sunbae. Di sana aku bersama dengan
jeongmin. Aku membuka lokerku dan mengambil baju gantiku. Aku belum menutup
lokerku. Jeongmin berdiri dan mendekat ke loker ku ia mengintip, ingi tahu apa
saja yang ada di dalam lokerku. Ia terkejut, begitupun aku.
Ia mungkin terkejut karena
melihat kertas-kertas yang kutempel dan tertulis kata keramat di sana. Aku
terkejut, karena kau ketahuan. “jadi kau… kau mencintai sooyeon, youngmin ?”
dengan pasrah aku mnegangguk, karena tidak ada celah untuk menyangkal, karena
bukti fisik sudah ada, jadi kuputuskan untuk mengaku saja.
Sejak kejadian itu, jeongmin yang
memang aku tahu orangnya sangat cerewet dan juga selalu bicara apa saja. Dan
sialnya, ketika dia dan kyuhyun sunbae mengobrol ia menceritakan begitu saja
tentangku yang mencintai sooyeon. Saat itu, kyuhyun sunbae langsung menatapku
dengan tatapan membunuh. Aku berpikir, apakah salah aku mencintai dongsaengnya
?
Sore harinya, kyuhyun sunbae
menghampiriku yang masih berada di kelas. dia mengatakan kepadaku agar aku
tidak mendekati dongsaengnya. “kenapa aku tidak boleh mendekati dongsaengmu
sunbae ?”
“karena dia itu milikku, aku
masih belum percaya kepada siapapun untuk menjaga dongsaengku!” alasan yang
sedikit masuk akal, dan kebanyakan tidak masuk akal menurutku. “kalau kau
benar-benar mencintainya, ikuti apa yang aku katakana padamu, jauhi dia !”
lanjut kyuhyun sunbae sebelum meninggalkan kelasku.
Aku yang seperti ini tidak bisa
menjauhi sooyeon. Jadi yang aku lakukan hanyalah bersikap sedikit jutek
padanya.
Flashback end
Saking aku benci pada kyuhyun
sunbae, kemarin aku berani menatapnya sinis sebelum masuk ke kelas. tapi
sekarang aku ingin berubah, kuhilangkan
rasa benci itu, kubuang jauh-jauh. Karena sebelum mendapatkan dongsaengnya, aku
harus menjinakkan evil sunbae yang satu itu.
Dan baru tadi pagi aku berani
memberikan senyuman kepada sooyeon, karena ia duluan yang senyum padaku. Aku
tersenyum semanis mungkin.
Aku masih penasaran dengan buku
yang dipakai sooyeon untuk menulis. Kulihat sooyeon keluar karena dipanggil
kyuhyun sunbae. Ia lupa tidak menutup buku itu. Aku berjalan ke bangku sooyeon
dan melihat sebenarnya apa buku itu. Kulihat satu halaman yang diberi tanggal
29 maret 2012.
Youngmin pov end
Youngmin membaca buku sooyeon,
buku diary sooyeon tepatnya. Youngmin membaca tulisan sooyeon tadi yang
membicarakan senyuman youngmin. Youngmi tersenyum sendiri membacanya. Lalu
youngmi membaca buku itu dari awal.
mimpi apa
aku semalam ? apa ini benar-benar kenyataan ? ataukah ini hanya sebuah ilusi ?
atau hanya bayang-bayang yang membuatku merasa senang ? rasanya aku ingin
melompat sekarang juga karena senangnya diriku ! bagaimana tidak senang,
youngmin sendiri yang meminta untuk jadi teman sekelompokku! Tapi, apa aku
harus sesenang ini ? mungkin saja youngmin ingin sekelompok denganku karena
ingin meraih nilai terbaik ? entahlah, aku hanya berpikir positif!
Yang penting,
saat ini aku merasa bahagia. Bahagia karena ‘iblis berkostum malaikat’ yang
memintaku menjadi teman kelompoknya. Aku akan membuktikan pada kyu oppa, kalau
youngmin itu adalah makhluk yang misterius, bukan iblis berkostum malaikat!
Youngmin ternenyum senang, karena
ternyata sudah ada bukti kalau sooyeon juga memiliki yang sama dengannya.
Sooyeon masuk ke kelasnya dan
mendapati youngmin sedang membaca ‘book of death’ miliknya. Sooyeon
dengan langkah seribu menghampiri youngmin. Mereka bertemu pandang. Wajah
sooyeon berwarna merah padam, masih belum diketahui penyebabnya. Entah karena
malu atau marah. Author juga bingung *plakk*
“kau….!!!”
TBC

0 komentar:
Posting Komentar
coment please ^^