Jumat, 18 Mei 2012

FF | Hey~ Ugly Girl! You’re Mine! | Drabble

Tittle : Hey~ Ugly Girl! You’re Mine!
Author : Okky Oktavia
Rating : G
Genre : AU, Angst, Romance
Length : Drabble
Main cast : Lee SunMi(OC), Oh Sehun
Support Cast : BaekHyun
Disclaimer : They was not my mine, they are belong to themeselves. Oh Sehun and Baekhyun © SM Entertainment and themselves
Warning : OC, OOC, typo(s)


**

“hanya ini pesananmu ?” Tanya sehun pada seorang yeoja manis yang telah duduk di salah satu bangku yang kosong di kedai ramyeon. Yeoja itu mengangguk. “dasar jelek” ejek sehun. Yeoja itu hanya menatap sehun datar seperti sehun yang juga menatap dengan tatapan datar padanya.

“aku tahu~ tidak usah diperjelas lagi.. appa ku saja bilang kalau aku ini jelek, cepat sana ambilkan pesananku! Kalau tidak kau kuadukan pada bos mu!”

“ishh.. sudah jelek tukang mengadu.. kenapa tuhan menciptakan yeoja sepertimu”

“untuk mewarnai dunia ini..” sunmi, yeoja yang selalu dipanggil jelek oleh sehun itu meladeni omongan sehun. Sebenarnya sunmi itu tidak jelek, bisa dikatakan perawakan sunmi itu sebaliknya dari kata jelek. Mengerti kan ? hanya saja sehun, oh sehun namja paling flat menurut sunmi sepertinya belum puas membalaskan dendamnya pada sunmi.

Dendam ? ya, sehun ada sedikit dendam pada sunmi yang notabene adalah teman masa kecilnya dan mereka tinggal bersebelahan sampai sekarang. Sehun dendam pada sunmi karena saat mereka masih duduk di bangku sekolah dasar, sunmi mengatai sehun jelek dihadapan semua orang. Padahal itu hanya sebuah candaan. Akan tetapi sehun menganggap semuanya serius. Dasar flat(?).

Dan itu berlanjut sampai sekarang. Sehun selalu memanggil sunmi dengan embel-embel jelek, bahkan dihadapan semua orang dan setiap hari seperti itu. Kejam ? ya begitulah, kalau tidak kejam bukan oh sehun namanya. Sunmi hanya bisa bersabar dan selalu mencoba untuk membiasakan diri menghadapi namja ini.

sehun kembali ke meja sunmi dan memberikan pesanan sunmi. “ige, makanlah yeoja jelek..”

“embel-embel itu sungguh tidak enak didengar” sahut sunmi sambil mengusap telinganya. Sehun tidak mendengarkan perkataan sunmi, ia langsung berbalik menuju dapur. Sunmi langsung melahap ramyeon yang sudah tidak terlalu panas. Tiba-tiba sunmi menghentikan acara menyeruput ramyeon yang ia pesan. Sunmi menatap lurus pada seorang namja yang duduk di hadapannya, namja yang tidak ia kenal.

“kau temannya sehun ?” Tanya namja itu lembut. “ah ne.. bisa dibilang begitu..” sahut sunmi. “maafkan pegawaiku yang satu itu ya, aku lihat dia tidak ramah padamu, padahal dia temanmu..”

“gwenchana. . aku sudah terbiasa dengan sikapnya yang seperti itu.. tidak usah dipikirkan” sunmi selesai memakan ramyeon yang tadi ia pesan. Namja itu masih duduk di hadapan sunmi dengan senyuman yang terukir di bibir tipisnya. Sunmi merasa sedikir risih dipandang seperti itu. Terlebih lagi namja yang tidak ia kenal. “aku sudah selesai, apa kau pemilik kedai ini? ini bayarannya, aku sedang malas melihat namja flat itu lagi..”

Namja itu mengangguk, “ne.. namaku baekhyun, byun baekhyun. Kau ?” baekhyun mengulurkan tangannya, sunmi menyambut uluran tangan baekhyun, “lee sunmi..” sunmi memperkenalkan dirinya dan juga membalas senyuman manis baekhyun.

Sunmi berdiri dan membungkukkan badannya. lalu berjalan keluar kedai. Baekhyun terus memandang sunmi dari sejak sunmi berdiri sampai sunmi menghilang ditelan belokan jalan (?).

Baekhyun tetap duduk di meja dimana sunmi duduk tadi. Kemudian sehun datang dan duduk di hadapan baekhyun dengan tatapan dingin seperti biasanya. “kau kenapa ?” Tanya baekhyun.

“hyung, bicara apa saja pada yeoja jelek tadi ?”

“aku hanya bertanya namanya, waeyo ?”

“aku hanya tidak suka hyung dekat-dekat dengan yeoja jelek tadi ! dia milikku!” sehun membuka apron yang ia pakai dan menyerahkannya pada baekhyun. “mau kemana ?” Tanya baekhyun. “jam kerjaku sudah habis, aku mau pulang” sehun berjalan keluar kedai dan pergi dengan mengendarai motor nya.

“sehun.. sehun.. kau terlalu gengsi untuk mengungkapkan perasaanmu..ckck…”

**

Hari minggu adalah hari dimana sehun senggang karena ia libur bekerja. Sehun memutuskan untuk jogging pagi ini. sehun terus berlari, sampai tubuhnya basah karena keringat yang mengucur begitu banyak. Sehun berlari sampai di sebuah bukit yang terletak tak jauh dari rumahnya. Bukit dimana dulu sewaktu ia masih duduk di sekolah dasar, ia selalu bermain dengan teman-temannya. Tempat dimana sunmi mengatainya namja jelek di hadapan semua orang. “sial, aku mengingat kembali kejadian itu” sehun terus berjalan hingga ia sampai di puncak bukit. Mata sehun terbuka lebar, tidak percaya dengan siapa yang sedang dilihat mata sipitnya.

Seorang yeoja dengan rambut panjang yang diikat seperti ekor kuda sedang duduk menghadap kearah timur dimana matahari mulai naik. Sehun berjalan mendekati yeoja itu yang ternyata sunmi dan duduk di samping sunmi. “dasar hantu, kau mengagetkanku” sunmi mulai bersuara setelah menyadari keberadaan sehun di sampingnya.

“kau sedang apa di sini ?” Tanya sehun dengan nada dingin.

“sehabis berlari pagi, aku memutuskan untuk menenangkan pikiran di sini..”

“tidak pergi bersama namjachingumu?”

“namjachingu ? aku tidak pernah memiliki namjachingu.. katamu aku kan jelek, jadi mana ada namja yang menginginkanku” sehun menatap sunmi yang sedang menatap matahari yang mulai meninggi di ufuk timur. “ahaha.. kau benar.. kau memang jelek dan sepertinya hanya aku yang menginginkanmu” sunmi kini menatap sehun. “apa maksud kata-katamu itu ?”

“pikirkanlah, jangan bilang selain jelek kau juga bodoh” jawab sehun. Kali ini dengan suaranya yang lembut dan dalam. Lalu sehun berdiri dan berjalan meninggalkan sunmi. “ya~! Sehun-ah!~” sehun menoleh dan tersenyum dengan senyuman yang amat manis. Senyuman pertama yang sehun berikan pada sunmi.

-END-

9 komentar:

coment please ^^

 
keiiko territory (Keii's Fanfiction) Blogger Template by Ipietoon Blogger Template