Tittle : semuanya lancar berkat kau, ULAT
Author : Okky Oktavia
Rating : G
Genre : AU, Romance, fluff
Length : Ficlet
Main cast : Shim HyunSeong, Seo MinYoung
Warning : OOC, BadFic, CrackFic
**
Seorang player biasanya sudah dipasangkan dengan player lagi. Ibarat seorang playboy pasti dipasangkan dengan playgirl. Tapi, bagaimana jika seorang playboy sangat menginginkan pada yeoja baik-baik, bukan seorang playgirl misalnya. Apakah itu keinginan yang salah ? mungkin menurut pandangan banyak orang, pasti namja itu sedang ingin mempermainkan atau hanya mengisi kekosongan harinya. Sekali orang mencorengkan arang di dahimu, maka selamanya semua orang tidak akan melupakannya, begitu pula dengan seorang playboy, sekali playboy dimata orang, selamanya akan tetap begitu. Walaupun playboy itu sudah kembali ke jalan yang benar(?).
-rooftop-
“bodohnya diriku karena menyia-nyiakan masa mudaku dengan bermain-main dengan yeoja manapun..” ujar hyunseong.
“eh ? apa aku tidak salah dengar ? seorang player sepertimu berkata demikian ? kau salah makan apa ?” Tanya donghyun heran.
Hyunseong mendelik tajam pada donghyun, “aku mau kembali ke jalan yang benar(?), sekarang aku hanya ingin mencintai satu yeoja saja di dalam hidupku, seharusnya kau mendukungku ! bukan mengejekku seperti itu !”
“ah .. ne .. habisnya, aku hanya merasa aneh, playboy kelas kakap sepertimu tiba-tiba ingin pension, wae ?”
“aku hanya ingin mengubah image burukku dimata setiap yeoja baik-baik di sekolah ini..”
“hey .. jangan-jangan kau jatuh cinta ya ?” tebak donghyun.
Hyunseong memandang lurus kedepan, “begitulah ….” Jawab hyunseong dengan santai.
“haih …. Tenyata cinta bisa menyadarkanmu juga .. syukurlah kalau begitu.. kau jatuh cinta pada siapa ?”. hyunseong merogoh ponsel yang ia simpan di saku nya. Kemudian dibuka nya folder di dalam galeri. Ditunjukannya foto seorang yeoja yang sedang serius membaca buku di perpustakaan, yeoja manis yang mengenakan kacamata dengan batang kacamata bening kepada donghyun.
Donghyun membelalakan matanya, “mmiii.. minyoung ? seo minyoung ? kau tidak salah ?”
“ani .. waeyo ?” Tanya hyunseong.
“kau sudah menyatakan perasaanmu padanya ?” donghyun malah bertanya balik.
“ne ..”
“lalu, apa katanya ?”
“aku ditolak.. seumur hidupku, baru kali ini aku ditolak seorang yeoja.. mengenaskan(?).. dia berkata –don’t say you love me, kau playboy aku tidak percaya padamu-”
“hah .. wajar saja …” ujar donghyun sambil menghembuskan nafas beratnya.
“eh? Wae ? kau tahu tentang dia ? ceritakan padaku !” pinta hyunseong dengan wajah memelas. Donghyun menatap hyunseong tidak yakin. “jebal…” kata hyunseong.
“seo minyoung, dia adalah seorang yeoja yang dingin, tidak gampang untuk berteman dengannya.. sekalipun dengan yeoja.. pribadinya sangat keras, makanya dia diangkat jadi ketua di divisi tatib di sekolah ini.. dia yeoja yang tidak mudah percaya pada orang lain, pada saudaranya pun ia kadang suka tidak percaya sebelum ada bukti yang sangat akurat.. dia lebih menyukai bukti daripada janji semata..” jelas donghyun.
“kenapa kau tahu banyak tentang minyoung ?” Tanya hyunseong dengan nada menyelidik. Hyunseong berpikir donghyun itu seorang stalker.
“karena aku sepupunya..” jawab donghyun. Mata hyunseong berbinar, tiba-tiba ide muncul di kepala hyunseong. “donghyun…” panggil hyunseong. donghyun merasa tidak enak hati dengan suara hyunseong yang memanggilnya saat ini. “ah …. Aku sudah tahu apa yang mau kau katakana.. kau ingin aku membantumu untuk mendekatkanmu dengan minyoung kan ?” tebak dognhyun, dan tepat sasaran.
“hehe ..” hyunseong cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, karena baru tadi pagi ia keramas. “bantu aku ya .. jebal …”
“shireo .. kalau kau seorang pejantan(?), lakukan semuanya sendirian!”
“haih .. pelit.. kalau begitu beritahu aku apa yang minyoung takuti dan apa yang ia sukai..”
“hadeuh … baiklah ….”
**
Hyunseong meminta minyoung datang ke taman di dekat sekolah mereka. Minyoung menyanggupi, hyunseong berteriak kegirangan di dalam hatinya. Minyoung datang ke taman dan duduk di kursi di bawah pohon besar. Ketika minyoung sedang duduk di kursi taman dan menunggu kedatangan hyunseong, tiba-tiba sesuatu benda kecil mendarat di bahunya. Minyoung melirik bahunya. Suatu binatang kecil sedang menggeliat di bahunya, makhluk berwarna hijau kecoklatan. Minyoung menatap binatang itu dengan tatapan takut, dan minyoung pun berdiri dan langsung menjerit sekeras-kerasnya. “ulaaaaaaat!!!!!!!!!!!!” karena minyoung berdir, ulat itu jatuh dari bahunya ke tanah.
Ditempat lain, hyunseong sudah mendengar teriakan minyoung. Hyunseong tersenyum karena rencananya dengan donghyun berjalan dengan sempurna!. Kini saatnya hyunseong melancarkan aksinya. Ia berlari menuju minyoung. “waeyo ??” Tanya hyunseong ‘khawatir’. Padahal ini adalah ulahnya dengan donghyun. Minyoung menangis, seorang minyoung yang keras menangis hanya karena seekor ulat. Minyoung langsung menghambur ke pelukan hyunseong. hyunseong membalas pelukan minyoung, karena ia tahu dari donghyun kalau minyoung sangat menyukai oraang yang membalas pelukannya.
“gwenchana ?” Tanya hyunseong.
“aku takut …”
“tidak ada yang perlu kau takuti….”
“tadi ada ulat di bahuku..”
“sudahlah.. ulatnya juga sudah tidak ada kan ?” hyunseong mengelus puncak kepala minyoung. Sesaat kemudian mnyoung tersadar dari rasa takutnya tadi. Minyoung langsung melepaskan pelukannya pada tubuh hyunseong. “mianhae” ucap minyoung dingin. Lalu minyoung dan hyunseong duduk di kursi taman yang lain, karena minyoung enggan duduk di kursi yag tadi, karena takut ada ulat yang jatuh dari langit(?).
“mau membicarakan apa ?” Tanya minyoung dengan nada datar.
“I Love you”
“don’t say you love me..”
“I Love you..”
“aku tidak percaya”
“I Love you”
“tapi aku tidak mencintaimu”
“I Love you”
“bisa kau tidak mengatakan kata itu lagi ?” minyoung mulai kesal.
“saranghae”
“itu sama saja babo!”
“aku mencintaimu..”
“aisshhhhh….!!!!!!” Minyoung mulai menggerutu tidak jelas.
“I Love you”
“ne!!!! ne !!! I Love you too!” ucap minyoung, dan langsung membungkam mulutnya sendiri dengan kedua tangannya. Hyunseong tersenyum puas. Hyunseong langsung menarik minyoung kedalam pelukannya. “akhirnya aku bisa memilikimu ice princess, saranghae..”
“nna… nado…” jawab minyoung terbata-bata.
“seharusnya kau tidak usah malu mengatakan perasaanmu yang sebenarnya chagi…”
“a.. aku tidak malu !!”
Hyunseong tersenyum jahil, “kau tidak jujur… mau ulat lagi ?” hyunseong menyodorkaan ulat yang ada di dalam genggaman tangannya. Wajah minyoung yang dingin berubah menjadi wajah ynag penuh ketakutan.
Minyoung kembali menggunakan otaknya, “jadi, ulat tadi berasal darimu ?!”
“hehehe”
“neo !!! jinja !!!!” minyoung menggenggam tangannya dan hendak memukul kepala hyunseong, namun hyunseong menyodorkan lagi ulat yang ada didalam genggaman tangannya, “mau ulat lagi?”
“kkkyyaaaaaaa!!!!!”
END
Sabtu, 03 Maret 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

lucu min.. hahaha..
BalasHapusdaebak daebak min^^