Kamis, 15 Maret 2012

FF | “Book of Death” | chapter 1 | What Exactly are you?

Tittle : “Book of Death” | chapter 1 | What Exactly are you?
Author : Okky Oktavia
Rating : PG-13
Genre : AU, mistery
Length : chaptered (1 of ?)
Main cast : Jo YoungMin, Cho Sooyeon (OC)
Support cast : find it by yourself ^^
Disclaimer : They was not my mine, they are belong to themeselves. This story is mine
Warning : OOC, typo(s), Badfic

R/R


Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

Selalu merasa tidak pantas. Itulah satu kalimat yang selalu ada di dalam benakku. Walaupun aku ini hanyalah orang biasa yang bisa disebut salah satu fangirl namja itu. Tapi aku selalu merasa tidak pantas mengaguminya, walaupun hanya sekedar mengagumi layaknya seorang fangirl pada idolanya.

Sooyeon kembali menutup diary nya setelah mencurahkan segala keluh kesahnya pada diary itu. “hh.. sebaiknya aku tidak terlalu memikirkan namja itu, aku hanya seorang fangirl, mana mungkin seorang idol sekolah seperti dia mengenaliku.. sadar sooyeon-ah.. sebaiknya kau belajar..” kata sooyeon dalam hatinya.

Sooyeon membuka lembar demi lembar modul bahasa inggrisnya, namun tidak satupun materi yang menempel di otak sooyeon yang notabene adalah otak yang encer, karena sooyeon adalah juara umum di sekolahnya. “ayolah sooyeon, walaupun youngmin tidak mengenalmu sebagai seorang ‘yeoja’ di mataya, tapi baiknya dia mengenalmu sebagai siswa teladan!” sooyeon menyemangati dirinya sendiri.

“sooyeon-a, tidur! Ini sudah hampir tengah malam! Cepat tidur dan matikan lampu!” perintah eomma yang melihat lampu kamar sooyeon yang masih dalam keadaan ‘on’. “ne..” sahut sooyeon dari dalam kamar. Sooyeon menutup modul bahasa inggrisnya dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur juga menarik selimut hingga menutupi tubuhnya sebatas dadanya.

Sooyeon mencoba untuk terus menutup matanya dan berusaha untuk tertidur, namun usahanya nihil. Yang terbayang di benak sooyeon hanyalah namja yang bernama jo youngmin, salah satu dari idola di sekolahnya. “aissh.. jo youngmin, sebenarnya kau itu apa ? kenapa dirimu selalu terbayang di benakku ? kau seperti hantu, sungguh…” ucap sooyeon, sampai akhirnya ia melayang dengan damai di dunia mimpi, dimana hal yang tidak mungkin bisa saja menjadi mungkin untuk terjadi.

Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

“eomma, aku berangkat !” pamit cho kyuhyun, oppa sooyeon. “kajja oppa” ajak sooyeon. Mereka berjalan berdampingan menuju halte bus terdekat. “oppa..” panggil sooyeon. “hmm?”

“aku boleh bertanya ?”

“itupun kau sudah bertanya padaku..”

“ah ne, oppa, bila aku mempunyai rasa yang lebih dari suka pada idola, apa itu wajar ?” cho kyuhyun menatap dongsaengnya, “mwo ? apa kau mencintai youngmin? Jo youngmin?” sooyeon tertunduk menatap jalan yang ia injak. “oppa tidak setuju bila kau mempunyai perasaan padanya! Jangan pernah berhubungan dengannya, arra ?”

Sooyeon menatap kyuhyun, “waeyo oppa ?”

“youngmin itu bukan manusia!” tukas kyuhyun.

“mwo ? maksud oppa apa ? apa dia hantu, jin, malaikat, atau dia evil seperti oppa?” Tanya sooyeon yang dijawab oleh jitakan mulus yang mendarat di kepala sooyeon. “otak saja berpendidikan, tapi mulutmu itu..”

“hehe.. mian oppa.. jadi maksud oppa apa ?”

Kyuhyun menatap lurus jalan di depannya sesekali menghela nafas dan membuangnya kembali. “youngmin itu.. dia seperti iblis—“

“jinja ??” Tanya sooyeon dengan tatapan tidak percaya. “aku belum selesai babo! Kau jangan menyela omongan orang lain, apalagi pada orang yang lebih tua darimu !”

“ne…-,-“

“youngmin itu seperti iblis yang memakai kostum malaikat!” lanjut kyuhyun.

“maksud oppa?”

“pikirkanlah sendiri.. kau pintar bukan ? baiknya kau gunakan otakmu itu, jangan kau sia-sia kan dengan memikirkan namja seperti youngmin!” ucap kyuhyun sambil menoyor kening sooyeon, lalu kyuhyun berlari karena kyuhyun tahu sooyeon akan mengejarnya. “ya ! oppa babo !!”

Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

‘iblis dengan kostum malaikat ?’ kalimat itu sedari tadi terus melayang di kepala sooyeon. ‘apa maksud kyuhyun oppa sebenarya dengan kalimat itu ? aku tidak mengerti.. kenapa oppa harus menggunakan kalimat itu untuk menggambarkan seorang idol seperti youngmin ?’ batin sooyeon. “cho sooyeon !” panggil sebuah suara di depan. “ah.. ne seonsaengnim ?”

“apa yang harus pertama di perhatikan jika akan membangun sebuah kota ?” Tanya Mr.jung. sooyeon menundukan kepalanya, “mollayo seonsaengnim..” jawab sooyeon lirih. “kenapa kau melamun terus dari tadi sooyeon-ah ?” Tanya mr. jung lembut. “aku.. aku hanya sedikit tidak enak badan..” sahut sooyeon. Mr. jung menatap sooyeon dengan tatapan penuh kekhawatiran akan terjadi apa-apa pada siswa teladan kesayangannya. “kalau begitu pergilah ke uks, dan istirahatkan tubuh dan juga pikiranmu disana, arra ?” sooyeon mengangguk dan keluar dari kelas.

Semua siswa iri pada sooyeon, karena sooyeon bisa menaklukkan hati mr. jung yang sekeras batu dengan kepintarannya, “makannya, jika kau ingin menjinakkan mr.jung, kau harus pintar dulu seperti sooyeon!” bisik salah satu siswa pada teman sebangkunya.

“kita lanjutkan pelajarannya, fokuskan pandangan kalian pada pelaaran yang aku sampaikan!” seru mr. jung, “ne seonsaengnim!” sahut seluruh siswa.

--

Sooyeon berjalan dengan langkah gontai menelusuri koridor dan mencari satu ruangan yang di beri label ‘uks’. Saat sooyeon berbelok, tubuh mungilnya berpapasan dengan namja yang ia lamunkan tadi, jo youngmin. Hampir saja sooyeon menabrak tubuh jangkung youngmin. “ah mianhae..” ucap sooyeon dengan membungkukkan badannya beberapa kali. Youngmin hanya memberikan seulas senyum angelic-nya pada sooyeon. Wajah sooyeon memanas seketika, namun ia sembunyikan wajahnya yang ia yakini sudah berwarna merah sempurna dengan menundukkan pandangannya dan kembali berjalan menuju uks.

“dia seperti malaikat, oppa bodoh mengatainya iblis! Dilihat dari sisi mana pun, tidak ada aura iblis yang ditimbulkannya, tidak seperti oppa!” sooyeon bersungut-sungut sambil membaringkan tubuhnya di tempat tidur yang ada di uks. “sebenarnya aku juga kurang tidur.. hoaahmm..” sooyeon menutup matanya dan tertidur dengan pulas di tempat tidur uks.

--

Karena bosan melanda(?), sooyeon bangun dari tidurnya dan kembali ke kelas. sebenarnya ia enggan kembali ke kelas, namun ia urungkan niatnya itu. Sooyeon tidak mau mencoreng namanya sendiri yang notabene adalah siswa teladan sekolah hanya dengan ia tidak mau masuk kelas.

Tokk

Tokk

Tokk

Sooyeon mengetuk pintu kelasnya yang tertutup. ‘cklek’. Sooyeon disambut senyuman dari yuri soensaengnim, “kau sudah baik ? tadi mr. jung mengatakan padaku kesehatanmu kurang baik..” sooyeon mengegleng pelan. “aniyo seonsaengnim, aku hanya sedikit tidak enak badan dan juga sedikit kurang tidur..”

“baiklah, kembali duduk di tempatmu”

“ne, seonsaengnim..”. saat sooyeon berjalan menuju tempat duduknya, ada satu pasang mata memerhatikannya, youngmin. Sooyeon menyadari itu, dan sooyeon tidak mengerti tatapan youngmin tersebut. Sooyeon berusaha untuk tidak memperdulikan itu, namun itu sia-sia saja. Sooyeon melihat pada youngmin, namun youngmin  kini sudah tidak memperhatikannya lagi. “apa hanya perasaanku atau dia memang menatapku ?” pikir sooyeon.

Sooyeon mencoba fokus memerhatikan pelajaran dan mengabaikan bayangan-bayangan namja yang bernama jo youngmin di kepalanya. ‘youngmin itu seperti iblis yang memakai kostum malaikat!’ ucapan kyuhyun kembali terngiang di telinga sooyeon.

“kelompok 6; sooyeon dan jeongmin” ujar yuri seonsaengnim. “kelompok 7; youngmin dan minchan” lanjutya. Youngmin mengangkat tangannya. “ne, apa apa kau mengangkat tanganmu ?”

“aku ingin pindah kelompok, kurasa hanya kelompokku saja yang tidak seimbang”

“maksudmu ?” Tanya yuri seonsaengnim.

“aku mau jeongmin bertukar kelompok denganku, seimbang bukan ? maksudku, masa 2 murid pintar disatukan dalam 1 kelompok ? sedangkan kelompokku ?”

“ah.. ne.. gomawo atas saran darimu mr.jo, jadi youngmin satu kelompok dengan sooyeon, dan jeongmin pindah dengan minchan”

Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

mimpi apa aku semalam ? apa ini benar-benar kenyataan ? ataukah ini hanya sebuah ilusi ? atau hanya bayang-bayang yang membuatku merasa senang ? rasanya aku ingin melompat sekarang juga karena senangnya diriku ! bagaimana tidak senang, youngmin sendiri yang meminta untuk jadi teman sekelompokku! Tapi, apa aku harus sesenang ini ? mungkin saja youngmin ingin sekelompok denganku karena ingin meraih nilai terbaik ? entahlah, aku hanya berpikir positif!
Yang penting, saat ini aku merasa bahagia. Bahagia karena ‘iblis berkostum malaikat’ yang memintaku menjadi teman kelompoknya. Aku akan membuktikan pada kyu oppa, kalau youngmin itu adalah makhluk yang misterius, bukan iblis berkostum malaikat!

Sooyeon menutup diary nya yang ia beri nama ‘book of death’ karena handphone nya bergetar. “yebseyo ?” sapa sooyeon.

“aku ke rumahmu sekarang ya…” sahut seorang namja di seberang sana.

“nugu ?” Tanya sooyeon.

“aku ke rumahmu sekarang, nanti kau juga akan tahu…”

Tuut

Tuut

Tuut

Sambungan terputus. Sooyeon penasaran dengan namja yang meneleponnya barusan. “mungkin orang iseng saja” pikir sooyeon.

Tokk

Tokk

Tokk

“sooyeon-ah, ada yang mencarimu di bawah!” ucap kyuhyun. Sooyeon membuka pintu kamarnya. “nugu ?”

“turunlah, nanti juga kau akan tahu..” sooyeon menatap kyuhyun yang juga menatapnya, “bukankah sudah kubilang untuk tidak berhubungan dengan namja itu ? sekarang kau malah membawanya ke rumah..” gumam kyuhyun tidak jelas.

“kenapa oppa bergumam tidak jelas begitu ?”

“haha.. aniyo.. cepat turun mungkin DIA sudah menunggumu terlalu lama!” ucap kyuhyun dengan penekanan pada kata DIA. Kemudian kyuhyun masuk ke kamarnya sendiri. Sooyeon kembali menuruni tangga dan menghampiri TAMU yang mencarinya, entah itu siapa.

“kk….kkaau ?” sooyeon menunjuk orang yang mencarinya dengan jari telunjuknya, saking ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Orang, tepatnya namja yang mencari sooyeon itu sedang mengobrol dengan eomma sooyeon, terlihat mereka sudah akrab padahal mereka baru bertemu. “yeonnie, ini temani youngmin, katanya tadi dia ada keperluan denganmu..” ucap eomma, lalu kembali ke ruang tengah, meninggalkan youngmin dan sooyeon di ruang tamu.

“kenapa kau—“

“aku tahu nomormu dan juga rumahmu dari jeongmin, tenang saja, aku bukan stalker..” ucap youngmin dingin dengan seulas senyum yang terukir di bibir manis nya. “ada apa ke rumahku ?”

“bukankah kita satu kelompok ?”

“ah.. ne…” sooyeon baru ingat kalau dia satu kelompok dengan youngmin, padahal baru beberapa menit tadi sooyeon menuliskannya di book of death miliknya. “kita mau mengerjakan dimana ?” Tanya sooyeon.

“di kamarmu saja ? bagaimana ?” mata sooyeon membulat. “eh ?”

“itu hanya saran dariku, bukan kah kalau mengerjakannya di kamar itu suasananya lebih tenang ? disini kurasa sedikit bising dengan suara dari kendaraan yang berlalu lalang di jalan dekat rumahmu”

“ah.. geurae.. kajja” sooyeon berjalan menuju kamarnya yang ada di lantai 2. Youngmin mengikutinya dari belakang. “kalian mau kemana ?” Tanya kyuhyun yang sedang berdiri di dekat kamar sooyeon sambil membaca komik. “kami mau—“

“kami mau mengerjakan tugas di kamar sooyeon” sela youngmin. Kyuhyun hanya ber’oh’ ria. Sooyeon dan youngmin masuk ke kamar sooyeon yang di cat dengan warna hijau. Membuat siapapun yang masuk kedalam kamarnya merasa tenang.

Walaupun sooyeon adalah fangirl dari youngmin, dan youngmin tidak mengetahui itu, sooyeon sebenarnya memiliki banyak foto youngmin yang berhasil ia dapatkan dengan camera digitalnya, namun hasilnya tidak ia temple di tembok kamarnya,  seperti sifat fangirl  kebanyakan, tapi hasilnya sooyeon simpan di laptopnya dengan password yang sudah ia atur.

“aku suka kamarmu.. tenang…” ujar youngmin sambil duduk di lantai yang beralaskan karpet. Sooyeon ikut duduk di karpet, yang membatasi dirinya dengan youngmin hanyalah meja setinggi lutut yang biasa sooyeon pakai bila sedang belajar dengan teman atau dengan oppa nya. “tadi tugasnya apa saja ?” Tanya sooyeon.

“fufufu~” youngmin tertawa kecil.

“wae ? apa ada yang lucu ?”

“anieyo, aku hanya tidak menyangka saja, ternyata siswa teladan sepertimu bisa juga tidak mendengarkan intruksi dari seonsaengnim.. lalu, apa yang kau perhatikan tadi ?”

Sooyeon terdiam, mana mungkin ia mengatakan kalau dirinya hanyalah memerhatikan youngmin sepanjang pelajaran tadi. “aku.. aku hanya sedikit kurang enak badan dan itu membuat pikiranku tidak fokus..” jelas sooyeon berbohong. “boleh aku meminjam laptop mu ?” Tanya youngmin. “untuk apa ?”

“hh… tugas yang diberikan seonsaengnim pada kita itu membuat karya tulis ilmiah.. tema untuk kelompok kita, lingkungan hidup, karena aku tahu kau sangat pintar dalam mengemukakan opini, aku memintamu menjadi teman kelompokku..” ucap youngmin sesekali menghela nafasnya. “chakkaman, aku bawa dulu, laptop ku dipinjam oppa..” sooyeoen berdiri dan pergi ke kamar oppa nya.

“oppa, aku bawa laptopku..” sooyeon membawa laptop nya yang kyuhyun simpan di meja yang serupa seperti meja yang ada di kamar sooyeon, “ne bawa saja..” sahut kyuhyun yang sedang tiduran di tempat tidur yang masih membaca komiknya.

Sooyeon keluar dari kamar kyuhun dan kembali ke kamarnya.

--

Youngmin mengedarkan pandangannya ke setiap arah di kamar sooyeon. “tidak ada fotoku sama sekali” gumam youngmin. “kukira dia salah satu dari fangirl fanatikku… aku salah sangka, pantas ssaja dia berbeda dari yeoja-yeoja kebanyakan..” youngmin berdiri dan berjalan kesana kemari di kamar sooyeon sampai youngmin berdiri di dekat meja belajar sooyeon. Satu benda yang membuat mata youngmin penasaran, satu kotak sebesar buku pelajaran tergeletak di meja belajar sooyeon. Kotak itu sedikit terbuka, tutup kotak yang berwarna cokelat itu bertuliskan, ‘benda keramat milik sooyeon’ youngmin mengerutkan dahinya. “benda keramat ?” gumam youngmin.

Dengan rasa ragu dan juga penasaran yang menyelimuti dirinya, youngmin dengan perlahan membuka kotak itu.

Ceklek

Pintu terbuka, sooyeon yang berada di ambang pintu menatap youngmin dengan tatapan terkejutnya, begitupun dengan youngmin yang menatap sooyeon demikian. “ah mian.. aku tidak akan mengulanginya lagi..” ujar youngmin lalu duduk di lantai seperti tadi.

Sooyeon duduk dihadapan youngmin dan memberikan laptopnya pada youngmin. “ne.. gwenchana..” ucap sooyeon. Youngmin mulai membuka dan menyalakan laptop sooyeon.

Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

“makan malam disini saja..” pinta eomma sooyeon. Youngmin tersenyum. “tidak usah ajjhuma.. aku pulang sekarang” pamit youngmin. “tapi ini sudah malam, setidaknya kau pulang dengan perut yang sudah terisi” dengan sedikit paksaan dari eomma sooyeon, youngmin pun mengangguk dan menyetujui permintaan eomma sooyeon untuk makan malam dirumahnya.

--

Youngmin makan begitu tenang, dia tidak banyak berbicara ketika makan, tidak seperti sooyeon dan kyuhyun yang masih saja meluangkan waktu makan mereka untuk mendebatkan hal yang tidak penting. Sesekali sooyeon menatap youngmin yang sedang memakan makanannya. ‘dia makan begitu tenang, baru pertama kali aku melihat orang setenang dia’ pikir sooyeon.

‘benda keramat milik sooyeon ? kira-kira itu benda seperti apa ? kenapa siswa teladan seperti sooyeon memiliki benda keramat ? apakah dia dukun ? atau dia itu apa ?’ pikir youngmin sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya.

‘kenapa ada makhluk setenang dia ? sebenarnya dia itu apa ?’ hati sooyeon bertanya-tanya.

Kyuhyun memerhatikan sooyeon yang sedang menatap youngmin yang sedang melahap makanan buatan eomma nya. ‘kenapa sooyeon memerhatikan iblis dengan kostum malaikat itu dengan tatapan yang aneh ? itu sama saja sooyeon aneh seperti makhluk yang diperhatikannya.. kenapa bisa tertarik dengan namja macam youngmin ? remaja labil.. aneh..’ pikir kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu kembali melahap makanannya.

“oppa, wae ?” Tanya sooyeon.

“ani.. aku hanya sedang berpikir saja..” sahut kyuhyun.

“kebiasaan, ini waktunya makan, bukan waktunya untuk berpikir..” ujar eomma. Youngmin hanya tersenyum melihat tingkah keluarga itu.

Book of Death
In 1st episode
What exactly are you?

‘iblis denngan kostum malaikat ? apa itu sungguhan ? ataukah itu hanya perumpamaan dari kyu oppa ? jika itu sebuah perumpamaan, apa makna dari perumpamaan itu ? apa maksudnya ? mungkinkah.. mungkinkah youngmin mempunyai pribadi yang mengejutkan, mungkin juga menyeramkan dibalik penampilannya yang selalu memukau itu ? dan juga, aku sendiri merasa aneh, kenapa kyu oppa begitu tidak menyukai sosok youngmin. Youngmin di mata kyu oppa selalu saja salah, walaupun youngmin melakukan hal yang baik di depan kyu oppa, selalu saja itu tampak salah di matanya. Apa karena kyu oppa kalah bersaing dalam kepopulerannya di sekolah ? ah.. mungkin itu jawabannya!’ pikir sooyeon panjang.

‘grepp’

Sebuah tangan mendarat di bahu sooyeon. “melamun saja” ujar seseorang yang membuat sooyeon terkejut.

-TBC-

4 komentar:

coment please ^^

 
keiiko territory (Keii's Fanfiction) Blogger Template by Ipietoon Blogger Template